Setor Tunai Dari Kantor Pos Seluruh Indonesia

Setor Tunai Dari Kantor Pos Seluruh Indonesia

Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Lantabur Tebuireng terus berupaya meningkatkan pelayanannya. Yang terbaru, BPRS yang berlokasi di Jombang, Jawa Timur ini bekerjasama dengan PT. Pos Indonesia untuk memudahkan transaksi nasabahnya.

Direktur BPRS Lantabur Tebuireng, Ahmad Syaiful Ghozi mengatakan, tujuan kerjasama ini untuk memperluas jangkauan dan memudahkan nasabah BPRS Lantabur Tebuireng yang tersebar di berbagai wilayah untuk bertransaksi melalui gerai PT Pos Indonesia.

“Untuk menyetor uang atau bayar angsurang, para nasabah bisa langsung melakukannya di kantor pos terdekat. Kantor pos ada di mana-mana. Ini memudahkan nasabah bertransaksi,” ujarnya saat dihubungi Sharianews.com (19/8/2018).

Di antara nasabah BPRS Lantabur Tebuireng, katanya, adalah orangtua atau wali santri yang berada di berbagai daerah. Kerjasama dengan PT Pos Indonesia tentu memudahkan mereka dalam mengirim uang untuk anaknya yang sedang belajar di Pondok Pesantren Tebuireng.

“Mereka tidak perlu transfer atau lewat yang lain-lain. Cukup setor di kantor pos terdekat. Dananya langsung diterima oleh anaknya yang sedang nyantri,” paparnya.

Menurutnya, kantor pos di Indonesia ada sekitar 3000-an kantor yang semuanya bisa digunakan nasabah BPRS Lantabur Tebuireng untuk transaksi yang bersifat setor seperti bayar angsuran, mengirim uang atau mengisi tabungan.

“Untuk sementara ini, baru bisa yang sifatnya setor. Nantinya akan dikembangkan ke segala sektor,” jelasnya.

Ghozi menerangkan, target dari pihak PT. Pos Indonesia kurang lebih 1000 sampai 2000 transaksi per-bulan. Dari BPRS Lantabur Tebuireng sendiri tak ada target spesifik.

“Dengan makin banyak outlet pos yang bisa menerima setoran dari nasabah kami, hal itu sudah jadi hal positif tersendiri bagi kamu,” ulasnya.

Pentingnya Sinergi

Ia mengakui bahwa BPRS itu ukuran atau levelnya tidak besar, tapi dengan segmen yang spesifik. Karena itu, BPRS Lantabur Tebuireng selalu membuka diri untuk bersinergi dengan yang lain.

“Hal itu yang ingin kami optimalkan. Sinergi itu akan terus kami bangun,” imbuh Ghozi.

Menurutnya, sinergi itu penting. Meski punya tim yang kuat, lanjutnya, tapi untuk efisiensi tidak mungkin semua hal bisa dikerjakan sendiri.

“Langkah sinergi sangat positif. Bersinergi itu membawa keuntungan yang lebih banyak. Dalam sinergi, satu ditambah satu tidak boleh sama dengan dua, tapi harus lebih dari itu. Intinya, kerjasama atau sinergi ini menguntungkan keduanya,” tambahnya.

BPRS Lantabur Tebuireng sangat diuntungkan dengan kerjasama ini. Jaringan transaksinya makin luas dan melebar di seluruh Indonesia.

“BPRS itu dibatasi ruang kerjanya hanya di satu provinsi. Tapi dengan kerjasama ini kami bisa menerima setoran dari mana pun di seluruh Indonesia,” urainya.

Nota kesepahaman antara BPRS Lantabur Tebuireng dan PT Pos Indonesia sudah dilakukan sejak akhir tahun lalu. “Tapi baru mulai aktif seletah lebaran kemarin,” ungkap Ghozi.

BPRS Lantabur Tebuireng memiliki enam kantor layanan di tiga kota. Yakni Jombang, Mojokerto, dan Gresik. Rencananya, tahun ini BPRS Lantabur Tebuireng akan menambah dua kantor layanan lagi.

Tinggalkan Balasan

Close Menu